KEPALA BPSDMP LANTIK 1010 PERWIRA PELAYARAN DI MAKASSAR

  • 2019-05-07 13:32:37

Makassar - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Umiyatun Hayati Triastuti, mewakili Menteri Perhubungan, melantik 1.010 Perwira Pelaut pada Selasa (30/4) di Lapangan Karebosi, Makassar. Para Wisudawan terdiri dari 236 lulusan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar dan 774 lulusan dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong. Pelantikan dilakukan dengan pengalungan samir secara simbolis kepada wisudawan terbaik dari setiap program studi.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh kepala BPSDMP, Menhub mengingatkan bahwa saat ini Indonesia memasuki Revolusi Industri 4.0 yang secara fundamental akan merubah kehidupan dan pekerjaan. "Ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi kita, terutama pelaut yang merupakan tenaga ahli yang diakui seluruh dunia, hanya satu cara untuk menghadapi tantangan tersebut yaitu berubah dan selalu belajar dan belajar, sehingga kita mampu bersaing dengan pelaut mancanegara,” ungkapnya.

Perwira pelayaran dilantik merupakan peserta diklat pembentukan dan peningkatan kompetensi kepelautan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut, Nyoman Sukayadnya, “perwira yang dilantik terdiri dari 457 orang dari diklat pembentukan kompetensi dan 553 orang dari diklat peningkatan kompetensi,” jelas Nyoman.

Pada kegiatan tersebut, Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi, Umar Haris, membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang diikuti oleh 1.000 orang masyarakat.

DPM yang diselenggarakan oleh PIP Makassar, ATKP Makassar dan BP2IP Barombong ini akan memberikan berbagai jenis diklat, yaitu Basic Safety Training (BST), Advanced Fire Fighting (AFF), Security Awarnes Training (SAT), Crowd and Crisis Management Training, Sheet Metal Repair dan Aircraft Painting. Diklat ini bersifat teknis dan jangka pendek/short course yang dibuktikan dengan sertifikat setelah selesai menempuh pendidikan. Keterampilan yang didapat nantinya dapat digunakan bagi para peserta diklat untuk mencari pekerjaan, meningkatkan kualitas, serta membuka peluang baru dalam pekerjaan.