LANTIK 354 PELAUT, KEPALA BPSDM PERHUBUNGAN AJAK KAUM PEREMPUAN IKUT MEMBANGUN MARITIM INDONESIA

  • 2019-05-07 13:34:09

Tangerang (4/5) - Saya harapkan perempuan tidak sungkan untuk ikut bersama sama melaksanakan dan ikut dalam pendidikan pelatihan di dunia maritim seperti pada sektor-sektor lainnya. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Umiyatun Hayati Triastuti, saat menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Pelantikan Perwira Pelayaran Niaga lulusan Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tangerang, di Lapangan Tujuh Samudera, BP2IP Tangerang (4/5).

Upacara yang mengambil tema, “Gender Equality and Women’s Empowerment in Maritime Industri“ ini diikuti sebanyak 354 orang lulusan Diklat Pelaut tingkat III dan IV. Dalam sambutannya, Kepala BPSDMP, Umiyatun Hayati Triastuti, menjelaskan bahwa kesempatan perempuan dalam dunia maritim di era sekarang ini sangatlah terbuka, tidak ada perbedaan perlakuan antara laki-laki dan perempuan di dunia maritim, karena semua kembali kepada kompetensi individu masing-masing. “Sesuai dengan tema hari ini, bapak ibu sekalian dan para wisudwan di situ tertulis Gender Equality and Women’s Empowerment in Maritime Industri, beberapa saat yang lalu kita memperingati hari kartini, emansipasi kaum perempuan bisa mendapatkan hak  belajar dan bekerja sesuai dengan profesionalitas dan kompetensinya.” Ungkap Hayati.

Tema kegiatan upacara pelantikan ini, ungkap Hayati, sejalan dengan tema besar yang diusung oleh International Maritime Organization (IMO) di tahun 2019 ini. “Hal ini sesuai dengan tema besar dari Inernational Maritime Organization tahun 2019, untuk itu saya ucapkan selamat, dan ke depan saya harapkan perempuan tidak sungkan untuk ikut bersama sama melaksanakan dan ikut dalam pendidikan pelatihan di dunia maritim seperti pada sektor-sektor lainnya.” Ungkap Hayati

Hayati juga menambahkan, bahwa perempuan merupakan aset bangsa dan Negara, yang apabila dibina dengan baik maka dapat berkontribusi di dunia kerja dengan kompetensi dan profesionalitas yang dapat dibanggakan dan tidak kalah dengan laki-laki. “Ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah bagi kita semua karena perempuan merupakan aset bangsa aset Negara, mereka tidak hanya terampil pada pekerjaan rumah tangga tetapi juga bisa tampil di dunia kerja dengan kompetensi dan profesionalitas yang bisa dibanggakan sama dengan laki-laki” Tambah Hayati.

Mengakhiri sambutannya, Hayati berpesan kepada para Perwira Pelayaran Niaga yang dilantik sebagai bekal ketika mulai menjalankan profesi sebagai Pelaut. ”Dalam menjalani profesi pelaut, ada beberapa pesan yang harus saya sampaikan yaitu, pertama berperilaku dan bertindak secara profesional dimana saja saudara berada dengan tetap menjaga nama baik almamater, bangsa dan negara Republik Indonesia, kedua hindari perbuatan tercela yang dapat mencoreng nama baik pelaut Indonesia dimanapun kalian berada, ketiga hadapi setiap tantangan dan rintangan dengan kesabaran, ketabahan dan keuletan, keempat tingkatkan terus wawasan dan kompetensi saudara agar memiliki daya saing kerja yang unggul dan kompetitif, dan Kelima peliharalah hubungan dan komunikasi yang baik dengan almamater BP2IP Tangerang.” Pesan Hayati.

Selain mengajak perempuan untuk berperan aktif pada sektor maritim, Hayati juga kembali mengingatkan kepada para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) bahwa pendidikan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan melalui BPSDM Perhubungan haruslah menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan selalu menanamkan sifat empati kepada masyarakat. “Hal lain yang selalu disampaikan oleh bapak menteri perhubungan bahwa kita ini melaksanakan pendidikan yang tidak eksklusif tetapi inklusif untuk sangat diharapkan kepada kita semua untuk mempunyai empati kepada masyarakat untuk memberikan empati dari kebutuhan masyrakat di seluruh wilayah di Indonesia maupun berbagai kalangan profesi masyarkat.” Tandas Hayati.